Komedi Tragis tentang Awal Mula Fasisme
Sutradara Igor Bezinović membawa penonton kembali ke masa lalu melalui karya terbarunya yang telah memenangkan berbagai penghargaan. Film ini membedah sosok Gabriele D’Annunzio dengan cara yang unik, yakni melalui genre tragikomedi (film yang mencampurkan unsur sedih dan lucu secara bersamaan untuk menyoroti ironi kehidupan).
Melalui layar lebar, penonton diajak melihat bagaimana seorang tokoh seni bisa berubah menjadi arsitek ideologi yang kelam. Film ini tidak hanya bercerita tentang sejarah, tetapi juga memberikan peringatan tentang bagaimana karisma seseorang bisa disalahgunakan untuk menggerakkan massa.
"Gabriele D’Annunzio bukan sekadar penyair; ia adalah cetak biru bagi gaya kepemimpinan otoriter yang kemudian menghancurkan banyak bangsa."
Siapa Sebenarnya Gabriele D’Annunzio?
D’Annunzio sering disebut sebagai "pelopor" atau perintis fasisme Italia. Ia menciptakan gaya politik yang dramatis dan teatrikal, yang nantinya ditiru habis-habisan oleh Benito Mussolini dalam membangun kekuasaannya. Bayangkan ia seperti seorang pemberi pengaruh (influencer) di masa lalu, namun dengan dampak politik yang mematikan.
Berikut adalah beberapa elemen yang dipelopori oleh D’Annunzio dan kemudian digunakan oleh gerakan fasis:
- Gaya bicara yang berapi-api di balkon untuk membakar semangat massa.
- Penggunaan simbol-simbol militer dan seragam dalam kehidupan sipil.
- Narasi untuk mengembalikan kejayaan masa lalu melalui tindakan kekerasan.
Mengapa Pendekatan Kritis Sangat Penting?
Film ini sengaja menggunakan lensa kritis (cara pandang yang teliti untuk menemukan kesalahan atau bahaya tersembunyi). Alih-alih memuja kepahlawanan palsu D’Annunzio, Bezinović menunjukkan sisi-sisi yang membuat penonton merasa tidak nyaman sekaligus tersadar akan bahaya fasisme.
Memahami sejarah ini sangat relevan di dunia modern, di mana retorika (cara berbicara untuk memengaruhi orang lain) seringkali lebih diutamakan daripada fakta. Dengan menelusuri kelahiran fasisme, kita diajak untuk lebih waspada terhadap kemunculan benih-benih serupa di masa depan.



















