Microsoft memperkenalkan PC Surface dan workstation baru yang dilengkapi chip NVIDIA RTX Spark, serta fitur Windows 11 yang memudahkan agen AI dijalankan dalam lingkungan terisolasi. Perusahaan menjelaskan bahwa kedua perangkat dirancang untuk menjalankan model AI secara gratis di PC. Pengumuman ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat meluas, tidak hanya melalui layanan daring, tetapi juga lewat model dan agen yang beroperasi di perangkat pengguna.

Latar belakang dan konteks

Pada Juni, NVIDIA mengumumkan telah mengamankan kontrak pengembangan PC Windows berbasis chip RTX Spark yang mendukung AI dan agen dari Microsoft serta sejumlah produsen PC. Saat itu, informasi terperinci tentang perangkat masih terbatas. Microsoft mengungkapkan harga dan fitur produk Surface dalam acara yang digelar pada Rabu selama San Francisco Tech Week.

Surface Laptop Ultra akan diluncurkan dalam dua model dasar. Harga awalnya masing-masing 2.600 dolar dan 3.700 dolar; model dengan harga lebih tinggi dilengkapi chip yang lebih kuat. Bergantung pada pilihan memori dan penyimpanan, harganya dapat mencapai 5.900 dolar. Microsoft mengatakan perangkat dengan harga tertinggi sudah habis terjual.

Surface RTX Spark Dev Box yang diumumkan bersama produk tersebut adalah workstation (komputer untuk pekerjaan profesional) berbasis chip RTX Spark, dengan harga mulai dari 6.000 dolar. Perangkat ini mencakup alat pengembangan Microsoft seperti VS Code, GitHub Copilot CLI, WSL, dan PowerShell 7. Namun, informasi yang dipublikasikan tidak mencantumkan spesifikasi perangkat keras secara terperinci, seperti CPU atau kapasitas memori.

Arti kabar ini

Menurut penjelasan Microsoft, kedua perangkat dirancang untuk menjalankan model AI di perangkat dengan memanfaatkan perubahan perangkat keras, termasuk CPU dan GPU, memori terpadu, serta pendinginan yang ditingkatkan. Memori terpadu adalah memori yang dapat digunakan bersama oleh CPU dan GPU. Arah yang diusung perusahaan adalah memproses pekerjaan yang sesuai di PC pengguna, alih-alih hanya mengandalkan layanan eksternal untuk menjalankan model. Namun, informasi yang dipublikasikan belum cukup untuk menilai model dan pekerjaan apa yang dapat ditangani, atau seberapa baik kinerjanya.

Perangkat baru ini dilengkapi versi Windows 11 yang diperbarui, termasuk fitur ‘Kontainer Eksekusi’ (Execution Containers). Kontainer adalah cara untuk memisahkan lingkungan tempat program dijalankan. Microsoft menjelaskan bahwa fitur ini memudahkan agen AI dijalankan secara terisolasi. Penjelasan bahwa isolasi menjadi lebih mudah berfokus pada pengelolaan lingkungan tempat agen dijalankan, dan tidak boleh diperluas hingga menyiratkan bahwa semua risiko akan hilang.

Fitur ini tidak terbatas bagi pembeli Surface baru. CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan dalam acara tersebut bahwa Execution Containers akan tersedia bagi semua pengguna Windows 11. Dengan demikian, pengguna yang tidak mampu membeli PC baru yang mahal mungkin juga dapat menggunakan fitur ini, tetapi waktu ketersediaannya belum dipastikan.

Hal lain yang patut diperhatikan adalah agen tidak hanya terbatas pada aplikasi Microsoft. Nadella mengatakan perusahaan akan mendukung aplikasi untuk agen yang dibuat siapa pun, selain aplikasinya sendiri. Hal ini dapat mendukung arah yang memungkinkan pengembang menangani berbagai aplikasi dan agen di lingkungan Windows. Namun, cakupan dukungan dan cara penggunaannya belum diketahui dari informasi yang dipublikasikan.

Sebagai contoh, jika seorang pengembang ingin menguji agen yang dibuatnya, fitur baru ini dapat menjadi pilihan yang memudahkan pengelolaan agen dalam lingkungan eksekusi terpisah. Ini merupakan contoh berdasarkan penjelasan fitur, bukan berarti metode penyiapan atau tingkat keamanannya telah diumumkan.

Perangkat ini ditujukan bagi pengembang, tetapi Microsoft mengatakan perangkat tersebut juga dapat digunakan untuk pembuatan konten, pemrosesan video, dan bermain gim. Perusahaan juga menawarkan diskon hingga 1.000 dolar bagi pembeli yang menyerahkan MacBook Pro demi menarik pengembang. Persyaratan dan prosedur untuk memperoleh diskon itu belum dapat dipastikan dari informasi yang dipublikasikan. Kisaran harga dan insentif ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut lebih ditujukan untuk kebutuhan pengembangan dan pekerjaan berperforma tinggi daripada pasar massal.

Fakta yang telah dikonfirmasi dan hal yang belum diketahui

Fakta yang telah dikonfirmasi

  • Harga model dasar Surface Laptop Ultra mulai dari 2.600 dolar dan 3.700 dolar; harga dengan pilihan memori dan penyimpanan dapat mencapai 5.900 dolar.
  • Surface RTX Spark Dev Box dibanderol mulai dari 6.000 dolar dan mencakup alat pengembangan Microsoft.
  • Microsoft menjelaskan bahwa kedua perangkat dirancang untuk menjalankan model AI di perangkat.
  • Execution Containers adalah fitur yang memudahkan agen AI dijalankan dalam lingkungan terisolasi, dan Nadella mengatakan fitur ini akan tersedia bagi semua pengguna Windows 11.

Hal yang belum diketahui

  • Apa spesifikasi perangkat keras terperinci Surface Laptop Ultra dan Dev Box?
  • Kapan perangkat Surface baru mulai dijual, dan bagaimana jadwal penjualannya di berbagai wilayah?
  • Kapan Execution Containers akan tersedia bagi pengguna Windows 11?
  • Apa saja model yang dapat dijalankan di perangkat, dan bagaimana kinerja nyatanya?

Hal yang perlu diperiksa pembaca

  • Jika mempertimbangkan untuk membeli, jangan hanya melihat harga model dasar; periksa juga harga akhir berdasarkan pilihan memori dan penyimpanan serta ketersediaan stok saat ini. Microsoft mengatakan perangkat dengan harga tertinggi sudah habis terjual.
  • Jika mempertimbangkan diskon untuk penyerahan MacBook Pro, periksa persyaratan dan prosedurnya. Informasi yang dipublikasikan hanya menyebutkan jumlah diskon maksimum, tanpa merinci persyaratannya.
  • Pengguna yang menantikan Execution Containers di Windows 11 perlu memeriksa waktu ketersediaan dan cakupan dukungan fitur tersebut. Microsoft memang mengumumkan bahwa fitur ini akan tersedia bagi semua pengguna, tetapi jadwalnya belum diumumkan.